| Penulis | Dr. Lenie Marlinae, SKM., MKL ,, Laily Khairiyati, SKM., MPH ,, Ani Kipatul Hidayah, SKM., M.Kes ,, Agung Waskito, ST., MT ,, Anugrah Nur Rahmat, SKM., M.Kes ,, Fitrya Hayati Al Kamaliah, SKM ,, Anis Kamila Saleha, SKM |
| Ukuran | A5 |
| Tebal | 52 HALAMAN |
| ISBN | SEDANG DIAJUKAN |
Air minum yang aman merupakan kebutuhan dasar manusia sekaligus faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Berbagai tantangan, seperti pencemaran sumber air, perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, urbanisasi, serta peningkatan aktivitas industri dan pertanian, meningkatkan risiko penurunan kualitas air baku yang dapat memengaruhi keamanan sistem penyediaan air minum. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengujian kualitas air pada produk akhir, tetapi juga mampu mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan potensi bahaya secara menyeluruh sejak sumber air hingga air dikonsumsi masyarakat. Water Safety Plan (WSP) merupakan pendekatan manajemen risiko yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) untuk menjamin keamanan air minum melalui konsep catchment to consumer.